Our Story

About Us

Two souls who found each other and decided to write their story together.

Her portrait

Her

Perempuan cantik, imut, gemesh in real no debat 🥺💗
Tapi di saat yang sama… dia juga dewasa, kalem, dan super nenangin

Honestly, she's the best woman I've ever met.
Cantik? Banget.
Dewasa? Iya.
Imut? PARAH 😭💖
Kalem? Bikin hati adem, pikiran tenang

Dia tipe yang suka cerita, emosional tapi pinter, deep talk-nya nyantol, nyambung, dan selalu ngerti perasaan gw
Paket lengkap banget, nggak kurang apa-apa.
Perfect? YES. Perfect for me 🖤

Dan yang bikin bahaya… 😮‍💨🔥
Dia punya sisi romantis yang lembut 🥰 tapi juga bisa tiba-tiba usil, manja, dan hobi ngegodain gw sebagai pacarnya 😏
Serius, kalau kamar gw nggak dingin, tiap digodain dia tuh bisa-bisa gw meleleh literal 🧊➡️💧

Intinya satu:
Dia bukan cuma cantik di mata, tapi juga di hati 💞
Dan gw? Udah jatuh, betah, dan nggak mau ke mana-mana lagi 😌💘

His portrait

Him

Faiz di mataku orangnya pekerja keras banget. Meski jailnya kadang bikin sebel sampai rasanya pengin kujambak biar botak. Tapi dia tetap berusaha tahan sama sikap aku yang menjengkelkan, dan ya… kadang jual mahal (oh iya, harus—aku ratu).

Aku kagum gimana dia terus nyoba bikin hati aku luluh seutuhnya dan menghancurin semua tembok itu. Kadang aku suka sebel kalau dia ngeluarin banyak uang buat aku padahal lagi bokek—mulai dari langganan Netflix, Spotify, beliin aku earphone, lip gloss, sampai banyak banget hal lainnya, bahkan buat in-game.

Aku sering heran. Mungkin ini juga pertama kalinya aku ditreat kayak gitu. Tapi jujur aja, lama-lama dia bikin aku kehilangan sifat independen alamiah aku sendiri. Damn… aku jadi bingung kalau sama dia.

How We Met

Dulu, aku main HOK iseng aja selama setahun ini, sampai akhirnya di bulan September, seseorang mengajukan permintaan berteman. Kupikir ini bakal jadi friend list biasa lainnya, ternyata ini awal kisah kita.

Dia ngenalin diri sebagai Zora, dan awalnya aku dikira cowok entah kenapa, padahal hero dan akunku tipikal akun cewek… (ya kalau nggak hode sih).

Kita mulai lanjut percakapan di WhatsApp, dan percakapan itu jadi makin panjang pas dia order komisi dengan wajahku. Kaget banget awalnya, kupikir paling cuma orang karbit aneh… tapi kok lama-lama ada sesuatu di hati.

Dan kecurigaanku terbukti setelah akhirnya kita jadian di 14 September, dengan dia yang bergerak duluan. Dia orangnya, kuakui, aneh… tapi dia dewasa, hangat, dan perlahan ngajak aku buat jadi orang yang mau komunikasi kalau ada masalah, dan benar-benar ngebahagiain aku.

Banyak maaf yang ia terima. Komunikasiku yang jelek sering ia hadapi. Di benakku sempat terpikir, “Dia sabar banget…”. Dia jelasin kalau aku ada salah, aku harus coba terbuka, untuk dia.

Segala apa pun tentang dia terasa indah di mataku. Aku bangga banget atas semua pencapaiannya, segala perjuangan yang dia hadapi. Dan aku bahagia bisa ketemu dia di hidupku yang mungkin hanya sekali saja.

Sulthan Faiz Ar-Rasyid, aku sayang dan cinta kamu.

Our Journey

By The Numbers

0+
Places visited

and counting...

Klik Disini
Days together
Lihat Detail
Together

What We Love

Game

Mabar HOK, ML, game horror... mau kalah/menang ga peduli, yang penting kita mabar!

Nonton

Nonton Film Netpliks, YouTube Drooms, Windah Payudara, MiawAug... suka bangett

Ngobrol

Komunikasi adalah kunci! >_<

Musik

Spotipai an